
Mengapa lelaki menjalin hubungan dengan gadis-gadis yang jauh lebih muda usianya? Orang mungkin akan sembrono mengatakan dengan cepat, bahwa itu tidak perlu dipertanyakan lagi sebab sudah pasti. Ya, karena lebih muda. Lebih muda artinya lebih menarik, lebih sedap dipandang dan lebih enak dipandang.
Apa saja faktor-faktor yang melatarbelakangi ketertarikan lelaki dewasa terhadap perempuan yang jauh lebih muda? Pesona apa yang dimiliki oleh para perempuan muda itu, sehingga kadang seorang pria terhormat rela menjatuhkan martabatnya demi mereka?
Tanpa tekanan.
Kebanyakan alasan yang mereka lontarkan adalah dengan perempuan yang lebih muda mereka merasa lebih merdeka dan bikin hidup lebih hidup. Bila bersama istri mereka merasa seperti ada kewajiban untuk menjadi suami yang hebat, sempurna, dan selalu berinisiatif dalam berhubungan seks. Hal ini membuatnya merasa tertekan. Sementara istri masih dibatasi oleh berbagai norma lama, sehingga seks tidak pernah menjadi permainan yang mengasyikkan.
Lelaki lebih merasa istimewa.
Harold Sigal dan David Landy, sosiolog dari Universitas Rochaster, Amerika Serikat yang melakukan studi tentang "Radiasi Kecantikan" menyimpulkan, bahwa jika seseorang berhubungan dengan orang yang atraktif, maka orang lain akan melihatnya lebih menarik pula. Selain itu, orang tersebut juga menjadi yakin bahwa orang lain akan menerimanya secara lebih baik. Bergandengan dengan para perempuan muda yang atraktif, oleh para lelaki-lelaki berumur diharapkan dapat mendongkrak kepercayaan dirinya.
Simak saja saat mereka memasuki restoran, dan banyak mata memandangi pasangan yang berbeda jauh usianya itu. Tersirat kuat ekspresi bangga pada bapak-bapak atau kakek-kakek itu. Boleh jadi lelaki-lelaki lain yang melihatnya merasa iri. Tapi apakah ia sungguh lelaki istimewa? Belum tentu. Yang penting, dihadapan khalayak ia merasa dan tampak istimewa.
Tidak dihakimi.
Sudah lazim jika lelaki paruh baya mulai mengalami gangguan seksual, minimal berkurang kemampuannya dalam melakukan aktivitas rekreatif itu. Bila hal itu terjadi, menurut Barbara Gordon, seorang istri bisa bereaksi sangat kejam, melalui kata-kata yang sarkastis, sinis, atau sindiran yang halus tapi menyakitkan. Buntutnya, isteri mengeluh pusing, migren, dan gangguan psikosomatis lain.
Bagaimana perempuan muda menghadapi masalah seperti itu? Kesimpulan Gordon, mereka lebih fleksibel, dan karena kadang-kadang mereka masih suka bertualang, maka mereka juga ingin mencoba berbagai cara merangsang, lebih banyak ketimbang isteri. Atau, mungkin isteri telah lupa bagaimana cara merangsang suami?
Yang pasti, perempuan muda dirasa oleh para lelaki lebih bisa memahami. Ada yang memang tidak tahu bedanya nuansa gangguan seksual dengan sedang malas, capek atau kurang tidur (alasan yang sering diucapkan laki-laki). Tapi sebagian yang lain kadang menjadikannya sebagai tantangan, sehingga ia bisa tampil sebagai perempuan istimewa yang memecahkan masalah seorang lelaki beristri.
Jika anda dapat juga bersikap seperti para perempuan muda di atas, biar tua pun usia anda, niscaya lelaki tak akan cepat berpaling dan meninggalkan anda....
I’m Back
7 months ago


0 komentar:
Post a Comment